Ternate, 14 Oktober 2025 - Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Ternate menyelenggarakan kegiatan Penyusunan Dokumen Rencana Kontinjensi di Bandara Sultan Babullah Ternate yang berlangsung selama dua hari, 13-14 Oktober 2025, bertempat di Muara Hotel Ternate.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wahyudi, S.KM, selaku Plt. Kepala BKK Kelas I Ternate, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapsiagaan lintas sektor dalam menghadapi potensi Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM), khususnya di pintu masuk negara seperti bandara dan pelabuhan.
“Rencana kontinjensi ini merupakan dokumen strategis yang menjadi panduan bagi seluruh instansi terkait untuk bertindak cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran ketika kedaruratan kesehatan masyarakat terjadi di pintu masuk wilayah Maluku Utara,” ujar Plt. Kepala Balai dalam sambutannya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, yaitu Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Ditjen Penanggulangan Penyakit (P2) Kementerian Kesehatan RI; Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sultan Babullah Ternate; serta Dinas Kesehatan Kota Ternate, dengan moderator Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara.
Sebanyak 50 peserta dari berbagai instansi lintas sektor mengikuti kegiatan ini, termasuk perwakilan dari BKK Kelas I Ternate dan instansi teknis lainnya yang memiliki peran penting dalam penanganan kedaruratan kesehatan di pintu masuk negara.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta melakukan pembahasan dan simulasi penyusunan dokumen rencana kontinjensi sebagai acuan bersama dalam menghadapi berbagai potensi ancaman kesehatan di bandara, seperti penyakit menular. Melalui kegiatan ini, BKK Kelas I Ternate berharap dapat memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi lintas sektor, serta memastikan setiap pihak memiliki peran yang jelas dalam sistem respons kedaruratan kesehatan masyarakat di Bandara Sultan Babullah.
“Kami berharap hasil penyusunan dokumen ini tidak hanya menjadi pedoman tertulis, tetapi juga dapat diimplementasikan secara nyata dalam operasional di lapangan,” ungkap salah satu narasumber dari Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan Kemenkes RI.
Kegiatan penyusunan dokumen rencana kontinjensi ini merupakan bagian dari program nasional Penguatan Kapasitas Kesiapsiagaan dan Respons terhadap Kedaruratan Kesehatan Masyarakat di Pintu Masuk Negara, yang sejalan dengan implementasi International Health Regulations (IHR) 2005. Seluruh pembiayaan kegiatan ini dibebankan kepada DIPA Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Ternate Tahun Anggaran 2025.
Dengan tersusunnya dokumen rencana kontinjensi ini, diharapkan koordinasi dan kesiapsiagaan lintas sektor di wilayah Bandara Sultan Babullah Ternate semakin kuat, sehingga mampu memberikan perlindungan maksimal terhadap masyarakat dari ancaman kedaruratan kesehatan masyarakat.







Facebook
Twitter
Youtube